Levitasi


Levitasi adalah teknik fotografi yang membuat sesuatu atau seseorang tampak seolah olah melayang tanpa menggunakan alat bantu.dalam pembuatan teknik ini dapat dilakukan dengan teknik edit maupun tanpa edit (manual) dalam pembuatan foto maupun video levitasi dengan proses edit,dapat menggunakan bantuan perangkat lunak, sedangkan tanpa proses edit dilakukan dengan bantuan model


Element of art 
Pada dasarnya fotografi adalah proses membuat gambar (image) dari cahaya "melukis dengan cahaya" jika
seorang pelukis membutuhkan kanvas, beberapa botol atau kaleng cat, dan beberapa tipe kuas,dalam dunia fotografi kita membutuhkan alat yang berbeda untuk membuat lukisan alat yang kita butuhkan
Sumber cahaya sebagai cat kita
alat perekam cahaya sebagai kanvas kita
alat pengontrol cahaya sebagai kuas kita 
Namun dalam dunia fotografi dikenal dengan Element of art (EOA) 
EOA dalam dunia fotografi sangat penting karna EOA dapat menentukan komposisi hasil dari foto itu sendiri,
komposisi secara sederhana diartikan sebagai cara menata elemen-elemen dalam gambar elemen-elemen itu mencakup,Garis,Shape,form,warna terang,gelap
Berikut pengertian dari konsep dasar dari Element of art (EOA)
1. Garis

fotografer yang baik kerap menggunakan garis pada karya-karya mereka untuk membawa pengamat pada subjek utama, garis juga menimbulkan kesan kedalaman dan memperlihatkan gerak pada objek.ketika garis-garis tersebut digunakan sebagai subjek,
2.  Shape

Salah satu formula paling sederhana yang dapat membuat sebuah foto menarik perhatian adalah dengan memberi prioritas pada sebuah elemen visual.Shape adalah salah satunya. kita menggangap shape sebagai outline yang tercipta karena sebuah shape terbentuk, pada intinya subjek foto, gambar dianggap memiliki kekuatan visual dan kualitas abstrak untuk membuat shape menonjol, anda harus mampu memisahkan shape tersebut dari lingkungan sekitarnya atau dari latar belakang yang terlalu ramai. untuk membuat kontras kuat antara shape dan sekitarnya yang membentuk shape tersebut.
sebuah shape tentu tidak saja berdiri sendiri ketika masuk kedalam sebuah pemandangan yang berisi dua atau lebih shape yang sama kita juga dapat meng-crop salah satu shape untuk memperkuat kualitas gambar. 

3.  Tekstur


Sebuah foto dengan gambar tekstur yang menonjol dapat merupakan sebuah bentuk kreatif dari shape atau pola. jika memadai, tekstur akan memberikan realisme pada foto, membawa kedalaman dan kesan tiga dimensi ke subjek anda.

4.  persfektif

foto dengan unsure persfektif mempunyai objek yang berjarak atau seakan-akan berjarak, unsure ini biasanya dipadukan dengan unsure garis, 

5.  Framing

Bila subjek secara khusus mempunya bentuk yang kuat, penuh frame dengan subjek. baik itu dengan cara menggunakan lensa dengan fokus lebih panjang atau bergerak mendekati subjek. Frame biasanya di bentuk oleh fotografer sebagai batas penglihatan objek dan biasanya frame yang digunakan di dalam foto itu sendiri memakai objek lain

6.  Reflection

unsur dalam foto ini menrefleksikan objek nyata ke objek yang ada di sekitarnya, biasanya objek yang dijadikan sebagai objek refleksinya, yaitu air dan lantai yang berwarna putih dan yang bisa memantulkan kembali dan menggambarkan objek aslinya

0 comments: